Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Perkembangan Florentina
Wed Oct 29, 2014 12:46 pm by jibril

» obat bius SLEEPING BEAUTY MANJUR top
Sun Sep 14, 2014 8:26 am by pil biru

» penis ikat pinggang ALAT BANTU SEX super murah
Sun Sep 14, 2014 8:24 am by pil biru

» pusat obat kuat pil biru dan levitra manjur
Sun Sep 14, 2014 8:21 am by pil biru

» CALON WARGA ORCHID F ( OF )
Fri Aug 22, 2014 5:44 pm by rethahtp

» Bantu Info2 tuk Serah Terima
Fri Aug 22, 2014 4:48 pm by rethahtp

» Adanya pasar tradisional di area Orchid
Fri Aug 22, 2014 4:31 pm by rethahtp

» serah terima Quince Bloosom?
Tue Aug 05, 2014 10:06 pm by lamboks

» REQUEST PAGAR PEMBATAS ANTARA DURIO II DGN KAMPUNG ATAS
Tue Aug 05, 2014 4:56 pm by ARIO TPUNK


PERDA Nomor 19 Tahun 2008 Kabupaten Bogor

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

PERDA Nomor 19 Tahun 2008 Kabupaten Bogor

Post  zaki Borneo on Thu Apr 19, 2012 7:37 pm

Di dalam Perda Nomor 19 Tahun 2008 Kabupaten Bogor tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah 2005 - 2025 (silakan browsing) , ada pasal2 yang saya harap berdekatan (atau mungkin berpotongan/masuk/melintas HC)---ngareppp--, yaitu pada:
1.di Pasal (57) poin 3 butir a nomor 6 disebutkan "Rencana Pengembangan Jalan Baru Nasional : Jalan tol Gunung Putri (Cibubur) –
Cileungsi – Batas Kabupaten Bekasi (JORR
III);mungkin jalan tol inilah yang tadinya diharapkan melintasi klaster orchid, walau kata marketingnya ngeles:"agak geser dikit"
2. di Pasal (58) poin 3 : Pengembangan jalur Kereta Api, Nambo - Cileungsi - Bekasi dan Cileungsi Cianjur. Mestinya klo dilihat dari geodesi atau geometri nya (sok teu neh gw) mstinya melintas HC...

Monggo, HC-ers , silahkan dibahas...

zaki Borneo
Warga baru
Warga baru

Jumlah posting: 6
Registration date: 05.11.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: PERDA Nomor 19 Tahun 2008 Kabupaten Bogor

Post  B 3 AN on Thu Apr 19, 2012 10:08 pm

zaki Borneo wrote:Di dalam Perda Nomor 19 Tahun 2008 Kabupaten Bogor tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah 2005 - 2025 (silakan browsing) , ada pasal2 yang saya harap berdekatan (atau mungkin berpotongan/masuk/melintas HC)---ngareppp--, yaitu pada:
1.di Pasal (57) poin 3 butir a nomor 6 disebutkan "Rencana Pengembangan Jalan Baru Nasional : Jalan tol Gunung Putri (Cibubur) –
Cileungsi – Batas Kabupaten Bekasi (JORR
III);mungkin jalan tol inilah yang tadinya diharapkan melintasi klaster orchid, walau kata marketingnya ngeles:"agak geser dikit"
2. di Pasal (58) poin 3 : Pengembangan jalur Kereta Api, Nambo - Cileungsi - Bekasi dan Cileungsi Cianjur. Mestinya klo dilihat dari geodesi atau geometri nya (sok teu neh gw) mstinya melintas HC...

Monggo, HC-ers , silahkan dibahas...


@ om Zaki,
Kita berdoa biar terjadi ya semua akses ke cilengsi dapat terbuka jadi kawasan ini bener2 bisa di jangkau dari jakarta tidak terlalu jauh, bahkan bisa menggunakan kereta api...(pasti nya membuat kawasan HC akan semakin di lirik oleh pembeli)
Meskipun perencanaan masih jauh dan entah kapan Laughing , tapi kalau terlambat beli juga nanti nyesel di kemudian hari.
Yang pasti harga tanah tetap naik...dan kalau fasos dan fasum semakin cepat di realisasikan oleh di developer HC saya yakin semakin mahal kawasan HC dan Cilengsi secara keseluruhan.
Thanks infonya om Zaki
Salam

B 3 AN
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 67
Location: Florentina, Harvest City
Registration date: 06.03.12

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: PERDA Nomor 19 Tahun 2008 Kabupaten Bogor

Post  B 3 AN on Fri Apr 20, 2012 11:41 pm

astroboy wrote:
zaki Borneo wrote:Di dalam Perda Nomor 19 Tahun 2008 Kabupaten Bogor tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah 2005 - 2025 (silakan browsing) , ada pasal2 yang saya harap berdekatan (atau mungkin berpotongan/masuk/melintas HC)---ngareppp--, yaitu pada:
1.di Pasal (57) poin 3 butir a nomor 6 disebutkan "Rencana Pengembangan Jalan Baru Nasional : Jalan tol Gunung Putri (Cibubur) –
Cileungsi – Batas Kabupaten Bekasi (JORR
III);mungkin jalan tol inilah yang tadinya diharapkan melintasi klaster orchid, walau kata marketingnya ngeles:"agak geser dikit"
2. di Pasal (58) poin 3 : Pengembangan jalur Kereta Api, Nambo - Cileungsi - Bekasi dan Cileungsi Cianjur. Mestinya klo dilihat dari geodesi atau geometri nya (sok teu neh gw) mstinya melintas HC...

Monggo, HC-ers , silahkan dibahas...


@ om Zaki,
Kita berdoa biar terjadi ya semua akses ke cilengsi dapat terbuka jadi kawasan ini bener2 bisa di jangkau dari jakarta tidak terlalu jauh, bahkan bisa menggunakan kereta api...(pasti nya membuat kawasan HC akan semakin di lirik oleh pembeli)
Meskipun perencanaan masih jauh dan entah kapan Laughing , tapi kalau terlambat beli juga nanti nyesel di kemudian hari.
Yang pasti harga tanah tetap naik...dan kalau fasos dan fasum semakin cepat di realisasikan oleh di developer HC saya yakin semakin mahal kawasan HC dan Cilengsi secara keseluruhan.
Thanks infonya om Zaki
Salam


Cuplikan Berita di Kompas
http://properti.kompas.com/read/2012/02/10/15320947/Banyak.Pengembang.Belum.Serahkan.Fasum
Berdasarkan peraturan pemerintah daerah tentang pengelolaan barang milik daerah, seharusnya seluruh pengembang perumahan itu wajib sudah menyerahkan fasos-fasum sekitar 40 persen dari luas lahan keseluruhan yang telah dibebaskan. Sedangkan lahan untuk fasos dan fasum itu diperuntukan seperti sarana ibadah, sekolah, taman bermain atau fasilitas lain berupa jalan lingkungan yang tujuannya untuk kepentingan penghuni atau warga lainnya.

Artinya kita tunggu Fasos dan Fasum di HC karena ada peraturan daerah yang mengatur untuk seluruh pengembang perumahan.

Salam

B 3 AN
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 67
Location: Florentina, Harvest City
Registration date: 06.03.12

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik