Pencarian
 
 

Display results as :
 


Rechercher Advanced Search

Latest topics
» Perkembangan Florentina
Wed Oct 29, 2014 12:46 pm by jibril

» obat bius SLEEPING BEAUTY MANJUR top
Sun Sep 14, 2014 8:26 am by pil biru

» penis ikat pinggang ALAT BANTU SEX super murah
Sun Sep 14, 2014 8:24 am by pil biru

» pusat obat kuat pil biru dan levitra manjur
Sun Sep 14, 2014 8:21 am by pil biru

» CALON WARGA ORCHID F ( OF )
Fri Aug 22, 2014 5:44 pm by rethahtp

» Bantu Info2 tuk Serah Terima
Fri Aug 22, 2014 4:48 pm by rethahtp

» Adanya pasar tradisional di area Orchid
Fri Aug 22, 2014 4:31 pm by rethahtp

» serah terima Quince Bloosom?
Tue Aug 05, 2014 10:06 pm by lamboks

» REQUEST PAGAR PEMBATAS ANTARA DURIO II DGN KAMPUNG ATAS
Tue Aug 05, 2014 4:56 pm by ARIO TPUNK


Progress TOL CIMANGGIS - CIBITUNG (JORR2)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Progress TOL CIMANGGIS - CIBITUNG (JORR2)

Post  deminor7th on Wed Sep 26, 2012 12:55 pm

Info terbaru mengenai Jalan Tol JORR 2 yang akan menambah jalur akses ke Cibubur :


Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Berpotensi Mundur

by Indonesia Finance Today

JAKARTA - Rencana pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung berpotensi mundur dari proyeksi awal pada 2013, menurut pejabat Kementerian Pekerjaan Umum. Hal itu menyusul belum dimulainya proses pembebasan lahan dan masalah finansial yang dialami pemilik hak konsesi ruas tersebut, PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Achmad Gani Gazali, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, mengatakan proses pembebasan lahan di proyek sepanjang 25,39 kilometer itu tidak dapat dimulai lantaran belum terbitnya Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP).

“Pemprov Jawa Barat belum menurunkan SP2LP karena kemarin menunggu peraturan presiden (perpres) baru, supaya tidak ada kerancuan dengan aturan lama. Ketika perpres keluar, badan usaha ajukan supaya pembebasan lahan pakai aturan baru saja, tapi tidak bisa,” ujarnya, Kamis.

Menurut dia, proses pengadaan lahan ruas tol Cimanggis- Cibitung dengan menerapkan Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum tidak dimungkinkan mengingat proyek tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan, meskipun belum memiliki SP2LP.

Pasal 123 peraturan presiden tersebut menyebutkan proses pengadaan tanah yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan sampai dengan terlaksananya pelepasan hak atau ganti kerugian didasarkan pada ketentuan sebelum berlakunya aturan tersebut.

“Jadi pengadaan tanahnya harus tetap memakai aturan lama. Ini sudah kami sampaikan ke badan usaha dan pemprov supaya SP2LP-nya segera diproses. Namun ternyata dalam persiapan pengadaan pun sulit karena ada masalah finansial,"tambah Gani.

Dia menambahkan, hingga kini Cimanggis Cibitung Tollways masih mengalami kesulitan untuk mendanai biaya operasional pengadaan tanah. Hal itu, kata Gani, merupakan dampak dari persoalan finansial yang melanda pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut, PT Bakrie Toll Road, anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

“Masalah keuangan yang dihadapi grup berpengaruh langsung. Badan usaha tidak punya ekuitas untuk mendanai operasional sehingga prosesnya tersendat. Ini juga terjadi di proyek-proyek lain yang dipegang Bakrie Toll Road,” katanya.

Proyek-proyek tersebut adalah ruas tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 5,5 triliun, ruas Pasuruan-Probolinggo 45,32 kilometer senilai Rp 3,3 triliun, dan Ciawi-Sukabumi 54 kilometer senilai Rp 4,9 triliun.

Gani menilai, dua persoalan itu berpotensi memundurkan jadwal konstruksi proyek tol Cimanggis-Cibitung senilai Rp 4,4 triliun dari semula pada 2013. Padahal, pemerintah menargetkan proyek tol yang masuk dalam jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 itu dapat beroperasi pada 2015.

“Akan sulit untuk memenuhi jadwal awal karena dua kendala itu. Kami dengar saat ini sudah ada investor baru yang mau masuk ke Bakrie Toll Road. Kami harapkan ini bisa menyelesaikan persoalan finansial supaya pengadaan tanahnya tidak terhambat,” imbuhnya.

Yaya Rubiya, Direktur Cimanggis Cibitung Tollways, menolak berkomentar terkait tersendatnya proses persiapan pengadaan tanah akibat persoalan finansial yang melanda perusahaan. Namun, ia mengakui, saat ini pihaknya masih menunggu terbitnya SP2LP proyek tol tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, perusahaan memang sempat mengajukan permohonan agar pengadaan tanah ruas Cimanggis-Cibitung menggunakan aturan baru untuk mempercepat prosesnya. Namun, usulan tersebut tidak disetujui oleh Badan Pengatur Jalan Tol.

Selain itu, kata Yaya, saat ini perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan sindikasi perbankan untuk mendanai 70% dari Rp 4,4 triliun kebutuhan pembangunan proyek jalan tol tersebut atau sekitar Rp 3,1 triliun.

sumber : http://www.bakrie-brothers.com/mediarelation/detail/2440
Ternyata masih lama eeeuuy ... bounce

deminor7th
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 78
Location: Batavia
Registration date: 05.09.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Ini Kawasan Jabodetabek yang Terangkat Proyek Tol JORR 2

Post  deminor7th on Wed Sep 26, 2012 1:07 pm

Jakarta - Indonesia Property Watch (IPW) memprediksi ada beberapa kawasan di Jabodetabek yang akan berkembang pesat terkait pembangunan proyek tol. Salah satunya proyek tol yang sedang disiapkan pemerintah adalah Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR 2).

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda mengatakan, ada beberapa kawasan yang akan berkembang harga tanahnya karena dilintasi proyek tol tersebut. Ia mencatat antaralain Pamulang, Sawangan Depok dan Cinere, di kawasan ini mulai tumbuh hunian kelas menengah atas. Sementara itu Serpong dan Tangerang justru sudah tumbuh pesat bahkan overvalue.

"Ini berlaku untuk properti kelas menengah atas, karena sangat tergantung masalah infrastruktur, itu salah satu yang meningkatan nilai tanah, misalnya adanya tol Cijago (Cinere Jagorawi) kawasan Cinere, Sawangan akan naik, sekarang saja sudah terasa, walaupun belum tinggi," katanya kepada detikFinance, selasa (22/5/2012)

Ia menambahkan kawasan lainnya seperti Pamulang juga akan terangkat sejalan realisasi pembangunan tol Cinere-Serpong. Walaupun daerah perbatasannya seperti Serpong dan Tangerang sudah lebih tumbuh pesat karena lebih dulu memiliki akses tol yang lengkap.

"Termasuk Pamulang. Sekarang Tangerang dan Serpong, kenaikan harga tanahnya sudah 50-60% per tahun termasuk Pantai Indah Kapuk naik, Cibubur juga sampai 35-40% selama 2 tahun belakangan ini," katanya.

Indonesia Property Watch juga telah melakukan survei pada tahun lalu mengenai perkembangan harga tanah di kawasan Depok dan sekitarnya. Tercatat ada kenaikan nilai tanah 17-24% pada tahun lalu.

"Dengan adanya tol bisa sampai 35% kenaikannya," katanya.

Sementara itu untuk kawasan timur yang dilewati proyek JORR 2, seperti Cibitung, menurutnya belum banyak berdampak signifikan terhadap nilai tanah. Ia beralasan kawasan tersebut lebih didominasi hunian atau perumahan kelas menengah bawah yang tak terpengaruh proyek tol.

"Kalau Cibitung dan Cikarang lebih banyak menengah bawah," katanya.

Jaringan jalan tol Lingkar Luar Jakarta 2 (JORR 2) ditargetkan selesai 2015. Tol ini menghubungkan Bandara Soekarno Hatta-Kunciran-Serpong-Cinere-Jagorawi-Cibitung-Cilincing-Tanjung Priok.

Yaitu meliputi, untuk sisi barat antaralain ruas tol Cengkareng-Kunciran sepanjang 15,2 Km investasi Rp 3,49 triliun, Kunciran-Serpong sepanjang 11,2Km investasi Rp 2,62 triliun, ruas Serpong-Cinere 10,14 Km investasi Rp 2,21 triliun, Cinere-Jagorawi sepanjang 14,6 Km investasi Rp 3,17 triliun.

Kemudian sisi timurnya ada tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,4 km investasi Rp 4,5 triliun, Cibitung-Cilincing sepanjang 34,5 km dengan investasi Rp 4,22 triliun. Saat ini yang sudah selesai dibangun dan dioperasikan adalah tol Jagorawi-Cimanggis sepanjang 3,4 Km.

deminor7th
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 78
Location: Batavia
Registration date: 05.09.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Progress TOL CIMANGGIS - CIBITUNG (JORR2)

Post  B 3 AN on Wed Sep 26, 2012 10:21 pm

deminor7th wrote:Info terbaru mengenai Jalan Tol JORR 2 yang akan menambah jalur akses ke Cibubur :


Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Berpotensi Mundur

by Indonesia Finance Today

JAKARTA - Rencana pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung berpotensi mundur dari proyeksi awal pada 2013, menurut pejabat Kementerian Pekerjaan Umum. Hal itu menyusul belum dimulainya proses pembebasan lahan dan masalah finansial yang dialami pemilik hak konsesi ruas tersebut, PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Achmad Gani Gazali, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, mengatakan proses pembebasan lahan di proyek sepanjang 25,39 kilometer itu tidak dapat dimulai lantaran belum terbitnya Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP).

“Pemprov Jawa Barat belum menurunkan SP2LP karena kemarin menunggu peraturan presiden (perpres) baru, supaya tidak ada kerancuan dengan aturan lama. Ketika perpres keluar, badan usaha ajukan supaya pembebasan lahan pakai aturan baru saja, tapi tidak bisa,” ujarnya, Kamis.

Menurut dia, proses pengadaan lahan ruas tol Cimanggis- Cibitung dengan menerapkan Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum tidak dimungkinkan mengingat proyek tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan, meskipun belum memiliki SP2LP.

Pasal 123 peraturan presiden tersebut menyebutkan proses pengadaan tanah yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan sampai dengan terlaksananya pelepasan hak atau ganti kerugian didasarkan pada ketentuan sebelum berlakunya aturan tersebut.

“Jadi pengadaan tanahnya harus tetap memakai aturan lama. Ini sudah kami sampaikan ke badan usaha dan pemprov supaya SP2LP-nya segera diproses. Namun ternyata dalam persiapan pengadaan pun sulit karena ada masalah finansial,"tambah Gani.

Dia menambahkan, hingga kini Cimanggis Cibitung Tollways masih mengalami kesulitan untuk mendanai biaya operasional pengadaan tanah. Hal itu, kata Gani, merupakan dampak dari persoalan finansial yang melanda pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut, PT Bakrie Toll Road, anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

“Masalah keuangan yang dihadapi grup berpengaruh langsung. Badan usaha tidak punya ekuitas untuk mendanai operasional sehingga prosesnya tersendat. Ini juga terjadi di proyek-proyek lain yang dipegang Bakrie Toll Road,” katanya.

Proyek-proyek tersebut adalah ruas tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 5,5 triliun, ruas Pasuruan-Probolinggo 45,32 kilometer senilai Rp 3,3 triliun, dan Ciawi-Sukabumi 54 kilometer senilai Rp 4,9 triliun.

Gani menilai, dua persoalan itu berpotensi memundurkan jadwal konstruksi proyek tol Cimanggis-Cibitung senilai Rp 4,4 triliun dari semula pada 2013. Padahal, pemerintah menargetkan proyek tol yang masuk dalam jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 itu dapat beroperasi pada 2015.

“Akan sulit untuk memenuhi jadwal awal karena dua kendala itu. Kami dengar saat ini sudah ada investor baru yang mau masuk ke Bakrie Toll Road. Kami harapkan ini bisa menyelesaikan persoalan finansial supaya pengadaan tanahnya tidak terhambat,” imbuhnya.

Yaya Rubiya, Direktur Cimanggis Cibitung Tollways, menolak berkomentar terkait tersendatnya proses persiapan pengadaan tanah akibat persoalan finansial yang melanda perusahaan. Namun, ia mengakui, saat ini pihaknya masih menunggu terbitnya SP2LP proyek tol tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, perusahaan memang sempat mengajukan permohonan agar pengadaan tanah ruas Cimanggis-Cibitung menggunakan aturan baru untuk mempercepat prosesnya. Namun, usulan tersebut tidak disetujui oleh Badan Pengatur Jalan Tol.

Selain itu, kata Yaya, saat ini perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan sindikasi perbankan untuk mendanai 70% dari Rp 4,4 triliun kebutuhan pembangunan proyek jalan tol tersebut atau sekitar Rp 3,1 triliun.

sumber : http://www.bakrie-brothers.com/mediarelation/detail/2440
Ternyata masih lama eeeuuy ... bounce

@ all
Terlambat pembangunannya karena 2014 sebentar lagi PIL-PRES pale
Salam

B 3 AN
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 67
Location: Florentina, Harvest City
Registration date: 06.03.12

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Progress TOL CIMANGGIS - CIBITUNG (JORR2)

Post  Amry Tbn on Thu Oct 04, 2012 9:11 am

B 3 AN wrote:
deminor7th wrote:Info terbaru mengenai Jalan Tol JORR 2 yang akan menambah jalur akses ke Cibubur :


Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Berpotensi Mundur

by Indonesia Finance Today

JAKARTA - Rencana pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung berpotensi mundur dari proyeksi awal pada 2013, menurut pejabat Kementerian Pekerjaan Umum. Hal itu menyusul belum dimulainya proses pembebasan lahan dan masalah finansial yang dialami pemilik hak konsesi ruas tersebut, PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Achmad Gani Gazali, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, mengatakan proses pembebasan lahan di proyek sepanjang 25,39 kilometer itu tidak dapat dimulai lantaran belum terbitnya Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP).

“Pemprov Jawa Barat belum menurunkan SP2LP karena kemarin menunggu peraturan presiden (perpres) baru, supaya tidak ada kerancuan dengan aturan lama. Ketika perpres keluar, badan usaha ajukan supaya pembebasan lahan pakai aturan baru saja, tapi tidak bisa,” ujarnya, Kamis.

Menurut dia, proses pengadaan lahan ruas tol Cimanggis- Cibitung dengan menerapkan Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum tidak dimungkinkan mengingat proyek tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan, meskipun belum memiliki SP2LP.

Pasal 123 peraturan presiden tersebut menyebutkan proses pengadaan tanah yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan sampai dengan terlaksananya pelepasan hak atau ganti kerugian didasarkan pada ketentuan sebelum berlakunya aturan tersebut.

“Jadi pengadaan tanahnya harus tetap memakai aturan lama. Ini sudah kami sampaikan ke badan usaha dan pemprov supaya SP2LP-nya segera diproses. Namun ternyata dalam persiapan pengadaan pun sulit karena ada masalah finansial,"tambah Gani.

Dia menambahkan, hingga kini Cimanggis Cibitung Tollways masih mengalami kesulitan untuk mendanai biaya operasional pengadaan tanah. Hal itu, kata Gani, merupakan dampak dari persoalan finansial yang melanda pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut, PT Bakrie Toll Road, anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

“Masalah keuangan yang dihadapi grup berpengaruh langsung. Badan usaha tidak punya ekuitas untuk mendanai operasional sehingga prosesnya tersendat. Ini juga terjadi di proyek-proyek lain yang dipegang Bakrie Toll Road,” katanya.

Proyek-proyek tersebut adalah ruas tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 5,5 triliun, ruas Pasuruan-Probolinggo 45,32 kilometer senilai Rp 3,3 triliun, dan Ciawi-Sukabumi 54 kilometer senilai Rp 4,9 triliun.

Gani menilai, dua persoalan itu berpotensi memundurkan jadwal konstruksi proyek tol Cimanggis-Cibitung senilai Rp 4,4 triliun dari semula pada 2013. Padahal, pemerintah menargetkan proyek tol yang masuk dalam jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 itu dapat beroperasi pada 2015.

“Akan sulit untuk memenuhi jadwal awal karena dua kendala itu. Kami dengar saat ini sudah ada investor baru yang mau masuk ke Bakrie Toll Road. Kami harapkan ini bisa menyelesaikan persoalan finansial supaya pengadaan tanahnya tidak terhambat,” imbuhnya.

Yaya Rubiya, Direktur Cimanggis Cibitung Tollways, menolak berkomentar terkait tersendatnya proses persiapan pengadaan tanah akibat persoalan finansial yang melanda perusahaan. Namun, ia mengakui, saat ini pihaknya masih menunggu terbitnya SP2LP proyek tol tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, perusahaan memang sempat mengajukan permohonan agar pengadaan tanah ruas Cimanggis-Cibitung menggunakan aturan baru untuk mempercepat prosesnya. Namun, usulan tersebut tidak disetujui oleh Badan Pengatur Jalan Tol.

Selain itu, kata Yaya, saat ini perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan sindikasi perbankan untuk mendanai 70% dari Rp 4,4 triliun kebutuhan pembangunan proyek jalan tol tersebut atau sekitar Rp 3,1 triliun.

sumber : http://www.bakrie-brothers.com/mediarelation/detail/2440
Ternyata masih lama eeeuuy ... bounce

@ all
Terlambat pembangunannya karena 2014 sebentar lagi PIL-PRES pale
Salam

Kl kita melewati Jl. Alternatif Cibubur/Transyogi sampai menuju Jl Raya Cileungsi begitu juga sebaliknya di hari sabtu, minggu bukan main macetnya, ada yg tau gak kl hari2 biasa (senin-jum'at) apakah sama juga seperti itu macetnya ?? Tolong bagi teman2 yang tau di share ya !!!
Mudah2an progress pembangunan toll ini bisa cepat terealisasi.

Salam,

Amry Tbn
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 87
Age: 48
Location: OJ-IV No. 11
Registration date: 01.09.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Progress TOL CIMANGGIS - CIBITUNG (JORR2)

Post  B 3 AN on Thu Oct 04, 2012 4:48 pm

Amry Tbn wrote:
B 3 AN wrote:
deminor7th wrote:Info terbaru mengenai Jalan Tol JORR 2 yang akan menambah jalur akses ke Cibubur :


Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Berpotensi Mundur

by Indonesia Finance Today

JAKARTA - Rencana pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung berpotensi mundur dari proyeksi awal pada 2013, menurut pejabat Kementerian Pekerjaan Umum. Hal itu menyusul belum dimulainya proses pembebasan lahan dan masalah finansial yang dialami pemilik hak konsesi ruas tersebut, PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Achmad Gani Gazali, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, mengatakan proses pembebasan lahan di proyek sepanjang 25,39 kilometer itu tidak dapat dimulai lantaran belum terbitnya Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP).

“Pemprov Jawa Barat belum menurunkan SP2LP karena kemarin menunggu peraturan presiden (perpres) baru, supaya tidak ada kerancuan dengan aturan lama. Ketika perpres keluar, badan usaha ajukan supaya pembebasan lahan pakai aturan baru saja, tapi tidak bisa,” ujarnya, Kamis.

Menurut dia, proses pengadaan lahan ruas tol Cimanggis- Cibitung dengan menerapkan Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum tidak dimungkinkan mengingat proyek tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan, meskipun belum memiliki SP2LP.

Pasal 123 peraturan presiden tersebut menyebutkan proses pengadaan tanah yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan sampai dengan terlaksananya pelepasan hak atau ganti kerugian didasarkan pada ketentuan sebelum berlakunya aturan tersebut.

“Jadi pengadaan tanahnya harus tetap memakai aturan lama. Ini sudah kami sampaikan ke badan usaha dan pemprov supaya SP2LP-nya segera diproses. Namun ternyata dalam persiapan pengadaan pun sulit karena ada masalah finansial,"tambah Gani.

Dia menambahkan, hingga kini Cimanggis Cibitung Tollways masih mengalami kesulitan untuk mendanai biaya operasional pengadaan tanah. Hal itu, kata Gani, merupakan dampak dari persoalan finansial yang melanda pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut, PT Bakrie Toll Road, anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

“Masalah keuangan yang dihadapi grup berpengaruh langsung. Badan usaha tidak punya ekuitas untuk mendanai operasional sehingga prosesnya tersendat. Ini juga terjadi di proyek-proyek lain yang dipegang Bakrie Toll Road,” katanya.

Proyek-proyek tersebut adalah ruas tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 5,5 triliun, ruas Pasuruan-Probolinggo 45,32 kilometer senilai Rp 3,3 triliun, dan Ciawi-Sukabumi 54 kilometer senilai Rp 4,9 triliun.

Gani menilai, dua persoalan itu berpotensi memundurkan jadwal konstruksi proyek tol Cimanggis-Cibitung senilai Rp 4,4 triliun dari semula pada 2013. Padahal, pemerintah menargetkan proyek tol yang masuk dalam jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 itu dapat beroperasi pada 2015.

“Akan sulit untuk memenuhi jadwal awal karena dua kendala itu. Kami dengar saat ini sudah ada investor baru yang mau masuk ke Bakrie Toll Road. Kami harapkan ini bisa menyelesaikan persoalan finansial supaya pengadaan tanahnya tidak terhambat,” imbuhnya.

Yaya Rubiya, Direktur Cimanggis Cibitung Tollways, menolak berkomentar terkait tersendatnya proses persiapan pengadaan tanah akibat persoalan finansial yang melanda perusahaan. Namun, ia mengakui, saat ini pihaknya masih menunggu terbitnya SP2LP proyek tol tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, perusahaan memang sempat mengajukan permohonan agar pengadaan tanah ruas Cimanggis-Cibitung menggunakan aturan baru untuk mempercepat prosesnya. Namun, usulan tersebut tidak disetujui oleh Badan Pengatur Jalan Tol.

Selain itu, kata Yaya, saat ini perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan sindikasi perbankan untuk mendanai 70% dari Rp 4,4 triliun kebutuhan pembangunan proyek jalan tol tersebut atau sekitar Rp 3,1 triliun.

sumber : http://www.bakrie-brothers.com/mediarelation/detail/2440
Ternyata masih lama eeeuuy ... bounce

@ all
Terlambat pembangunannya karena 2014 sebentar lagi PIL-PRES pale
Salam

Kl kita melewati Jl. Alternatif Cibubur/Transyogi sampai menuju Jl Raya Cileungsi begitu juga sebaliknya di hari sabtu, minggu bukan main macetnya, ada yg tau gak kl hari2 biasa (senin-jum'at) apakah sama juga seperti itu macetnya ?? Tolong bagi teman2 yang tau di share ya !!!
Mudah2an progress pembangunan toll ini bisa cepat terealisasi.

Salam,

@ all
Menurut teman2 yang tinggal di Cibubur biasanya klo mau lancar pagi hari jam 9-10 sudah keluar rumah menuju Jakarta atau mau pagi sekalian jam 6.
pulang dari Jakarta ke Cibubur lebih aman jam 3-4 sore atau malam sekalian jam 8-9.
Semoga bermanfaat om Amry.
Salam

B 3 AN
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 67
Location: Florentina, Harvest City
Registration date: 06.03.12

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Progress TOL CIMANGGIS - CIBITUNG (JORR2)

Post  Amry Tbn on Thu Oct 04, 2012 4:52 pm

B 3 AN wrote:
Amry Tbn wrote:
B 3 AN wrote:
deminor7th wrote:Info terbaru mengenai Jalan Tol JORR 2 yang akan menambah jalur akses ke Cibubur :


Pembangunan Tol Cimanggis-Cibitung Berpotensi Mundur

by Indonesia Finance Today

JAKARTA - Rencana pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung berpotensi mundur dari proyeksi awal pada 2013, menurut pejabat Kementerian Pekerjaan Umum. Hal itu menyusul belum dimulainya proses pembebasan lahan dan masalah finansial yang dialami pemilik hak konsesi ruas tersebut, PT Cimanggis Cibitung Tollways.

Achmad Gani Gazali, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum, mengatakan proses pembebasan lahan di proyek sepanjang 25,39 kilometer itu tidak dapat dimulai lantaran belum terbitnya Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP).

“Pemprov Jawa Barat belum menurunkan SP2LP karena kemarin menunggu peraturan presiden (perpres) baru, supaya tidak ada kerancuan dengan aturan lama. Ketika perpres keluar, badan usaha ajukan supaya pembebasan lahan pakai aturan baru saja, tapi tidak bisa,” ujarnya, Kamis.

Menurut dia, proses pengadaan lahan ruas tol Cimanggis- Cibitung dengan menerapkan Peraturan Presiden Nomor 71 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum tidak dimungkinkan mengingat proyek tersebut sudah masuk dalam tahap perencanaan, meskipun belum memiliki SP2LP.

Pasal 123 peraturan presiden tersebut menyebutkan proses pengadaan tanah yang telah dituangkan dalam dokumen perencanaan sampai dengan terlaksananya pelepasan hak atau ganti kerugian didasarkan pada ketentuan sebelum berlakunya aturan tersebut.

“Jadi pengadaan tanahnya harus tetap memakai aturan lama. Ini sudah kami sampaikan ke badan usaha dan pemprov supaya SP2LP-nya segera diproses. Namun ternyata dalam persiapan pengadaan pun sulit karena ada masalah finansial,"tambah Gani.

Dia menambahkan, hingga kini Cimanggis Cibitung Tollways masih mengalami kesulitan untuk mendanai biaya operasional pengadaan tanah. Hal itu, kata Gani, merupakan dampak dari persoalan finansial yang melanda pemegang saham mayoritas di perusahaan tersebut, PT Bakrie Toll Road, anak usaha PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).

“Masalah keuangan yang dihadapi grup berpengaruh langsung. Badan usaha tidak punya ekuitas untuk mendanai operasional sehingga prosesnya tersendat. Ini juga terjadi di proyek-proyek lain yang dipegang Bakrie Toll Road,” katanya.

Proyek-proyek tersebut adalah ruas tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 kilometer dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 5,5 triliun, ruas Pasuruan-Probolinggo 45,32 kilometer senilai Rp 3,3 triliun, dan Ciawi-Sukabumi 54 kilometer senilai Rp 4,9 triliun.

Gani menilai, dua persoalan itu berpotensi memundurkan jadwal konstruksi proyek tol Cimanggis-Cibitung senilai Rp 4,4 triliun dari semula pada 2013. Padahal, pemerintah menargetkan proyek tol yang masuk dalam jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 itu dapat beroperasi pada 2015.

“Akan sulit untuk memenuhi jadwal awal karena dua kendala itu. Kami dengar saat ini sudah ada investor baru yang mau masuk ke Bakrie Toll Road. Kami harapkan ini bisa menyelesaikan persoalan finansial supaya pengadaan tanahnya tidak terhambat,” imbuhnya.

Yaya Rubiya, Direktur Cimanggis Cibitung Tollways, menolak berkomentar terkait tersendatnya proses persiapan pengadaan tanah akibat persoalan finansial yang melanda perusahaan. Namun, ia mengakui, saat ini pihaknya masih menunggu terbitnya SP2LP proyek tol tersebut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, perusahaan memang sempat mengajukan permohonan agar pengadaan tanah ruas Cimanggis-Cibitung menggunakan aturan baru untuk mempercepat prosesnya. Namun, usulan tersebut tidak disetujui oleh Badan Pengatur Jalan Tol.

Selain itu, kata Yaya, saat ini perusahaan juga tengah menjajaki kerja sama dengan sindikasi perbankan untuk mendanai 70% dari Rp 4,4 triliun kebutuhan pembangunan proyek jalan tol tersebut atau sekitar Rp 3,1 triliun.

sumber : http://www.bakrie-brothers.com/mediarelation/detail/2440
Ternyata masih lama eeeuuy ... bounce

@ all
Terlambat pembangunannya karena 2014 sebentar lagi PIL-PRES pale
Salam

Kl kita melewati Jl. Alternatif Cibubur/Transyogi sampai menuju Jl Raya Cileungsi begitu juga sebaliknya di hari sabtu, minggu bukan main macetnya, ada yg tau gak kl hari2 biasa (senin-jum'at) apakah sama juga seperti itu macetnya ?? Tolong bagi teman2 yang tau di share ya !!!
Mudah2an progress pembangunan toll ini bisa cepat terealisasi.

Salam,

@ all
Menurut teman2 yang tinggal di Cibubur biasanya klo mau lancar pagi hari jam 9-10 sudah keluar rumah menuju Jakarta atau mau pagi sekalian jam 6.
pulang dari Jakarta ke Cibubur lebih aman jam 3-4 sore atau malam sekalian jam 8-9.
Semoga bermanfaat om Amry.
Salam

Terima kasih infonya Om B 3 an, sangat membantu.

Salam.

Amry Tbn
Ketua RW
Ketua RW

Jumlah posting: 87
Age: 48
Location: OJ-IV No. 11
Registration date: 01.09.11

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik